WEBINAR SERIES 3 LPPM UNJ DAN ISKI DKI JAKARTA : PENTINGNYA PERSONAL BRANDING BAGI GENERASI MILENIAL DI ERA DIGITAL

WEBINAR SERIES 3 LPPM UNJ DAN ISKI DKI JAKARTA : PENTINGNYA PERSONAL BRANDING BAGI GENERASI MILENIAL DI ERA DIGITAL

Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Negeri Jakarta (UNJ) dan Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia (ISKI) Pengurus Daerah DKI Jakarta menggelar Webinar “Brand Yourself : Portfolio Building in the Digital World” pada Rabu, 16 Desember 2020. Webinar ini bertujuan untuk mengajak kaum muda untuk mulai mempersiapkan diri dalam membentuk citra diri mereka dalam dunia digital untuk membentuk portofolio dirinya yang lebih memiliki nilai positif di dalam dunia digital.

Turut hadir dalam webinar, Rektor UNJ, Prof. Dr. Komarudin, M.Si., Ketua LPPM UNJ, Dr. Ucu Cahyana, M.Si., Ketua ISKI DKI Jakarta, Anita Wulandari, M.Si., Ketua Bidang Organisasi Keanggotaan ISKI, Amelita Lusia, M.Si., serta para peserta webinar yang terdiri dari mahasiswa UNJ, maupun dari luar daerah yang tercatat 343 orang.

Ucu Cahyana, mengatakan saat ini semua bergantung pada teknologi, ditambah saat pandemik covid-19 semua kegiatan yang biasanya tatap muka sekarang dihindari dan harus melalui virtual. Webinar ini sangat tepat bagi kalangan muda untuk terus mengembangkan dirinya dengan membangun personal branding.

“Dengan para peserta disini adalah generasi milenial, ini menjadi suatu yang strategis bagaimana menyiapkan anak muda kita menghadapi untuk siap era kompetisi digital” kata Ucu Cahyana.

LPPM UNJ, lanjut Ucu, tidak hanya terpaku pada riset penelitian dan pengabdian tetapi membangun network yang lebih luas dengan berbagai kalangan dunia usaha, industry, dan pemerintah daerah.

Pada kesempatan ini, Rektor UNJ, Prof. Komarudin dalam sambutannya mengatakan era disrupsi mengharuskan kita menguasai kompetensi digital agar dapat memenangkan persaingan global. “Bagi generasi milenial salah satu untuk memenangkan persaingan adalah melalui pengembangan diri dan peningkatan citra positif di dunia digital, disinilah pentingnya webinar ini” jelasnya.

Menurut Komarudin, ada tujuh langkah dalam membangun personal branding di era digital, diantaranya: tampilkan citra diri sesuai portofolia, bagikan portofolio kepada orang lain, membuat website pribadi, maksimalkan media sosial, membuat strategi konten, membangun networking, dan jangan malu untuk berkolaborasi.

“dengan tujuh langkah tersebut, diharapkan terbangunnya citra diri yang positif, mumpuni, dan berkarater dari generasi milenial Indonesia” kata Komarudin.

Para narasumber dalam webinar ini merupakan kaum muda yang sukses dalam bidang bisnis sekaligus juga ada yang menjadi pemimpin dalam pemerintahan daerah yang dapat membagikan pengalaman nyata sebagai penggerak/motivator masyarakat luas. Kedua narasumber dapat menginspirasi, dan memberi wahana belajar yang inspiratif bagi kaum muda agar dapat mentransformasikan potensinya menjadi sebuah kekuatan nyata yang menggerakkan kreativitas dan inovasi.

Yoris Sebastian (CEO Oh My Goodness & Cofounder @inspigo.id) menyampaikan materi berkaitan dalam pembentukan citra diri positif bagi kaum muda melalui dunia digital. Sekaligus strategi membentuk digital personal branding. Di kesempatan ini sekaligus dapat berbagi cerita pengalaman dan keberhasilan menjadi pemimpin dalam dunia usaha di usia yang masih muda.

Selanjutnya paparan oleh Benny Laos (Bupati Kabupaten Morotai Provinsi Maluku Utara) menyampaikan materi berkaitan keunggulan, prestasi dan keindahan Pulau Morotai. Selain itu Bapak Benny Laos dapat berbagi cerita tentang pembentukan personal branding dirinya, sehingga berhasil sebagai pengusaha sekaligus mengantarkan beliau saat ini sebagai Bupati Morotai. Selain itu juga menggambarkan kesuksesan beliau dalam membangun pulau Morotai dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Morotai.

Sumber: http://www.unj.ac.id/webinar-series-3-lppm-unj-dan-iski-dki-jakarta-pentingnya-personal-branding-bagi-generasi-milenial-di-era-digital/