Halaman ini menyajikan perkembangan dan kondisi jurnal ilmiah di lingkungan Universitas Negeri Jakarta (UNJ), meliputi status akreditasi SINTA, perkembangan peringkat SINTA, serta indeksasi jurnal pada Directory of Open Access Journals (DOAJ).
Data statistik digunakan untuk memberikan gambaran mengenai perkembangan pengelolaan jurnal ilmiah sekaligus menjadi dasar dalam menentukan strategi peningkatan kualitas, akreditasi, dan indeksasi jurnal di lingkungan UNJ.
Pembaruan data: September 2026
Sumber data: LPPM Universitas Negeri Jakarta
Jumlah jurnal terakreditasi SINTA di lingkungan Universitas Negeri Jakarta menunjukkan tren peningkatan yang konsisten selama periode 2017–2026. Jumlah jurnal terakreditasi meningkat dari 9 jurnal pada 2017 menjadi 74 jurnal pada 2026.
Peningkatan tersebut menunjukkan adanya penguatan kapasitas pengelolaan jurnal dan peningkatan upaya pemenuhan standar akreditasi. Pertumbuhan jumlah jurnal terakreditasi juga menunjukkan semakin luasnya cakupan jurnal UNJ yang telah memenuhi standar tata kelola dan pengelolaan jurnal ilmiah.
2024 → 61 jurnal
2025 → 68 jurnal
2026 → 78 jurnal
Terjadi peningkatan 13 jurnal terakreditasi SINTA dalam periode 2024–2026
Perkembangan peringkat SINTA selama 2023–2026 menunjukkan bahwa jumlah jurnal UNJ masih didominasi oleh SINTA 4. Pada 2026 terdapat 42 jurnal SINTA 4, meningkat dari 33 jurnal pada 2024.
Peningkatan juga terlihat pada SINTA 5, dari 12 jurnal pada 2024 menjadi 15 jurnal pada 2026. Sementara itu, jumlah jurnal pada SINTA 2 relatif stabil, yaitu 5 jurnal pada 2024–2026. Pada SINTA 3 terjadi fluktuasi, dari 11 jurnal pada 2024 menjadi 9 jurnal pada 2025 dan kembali meningkat menjadi 10 jurnal pada 2026.
Distribusi tersebut menunjukkan bahwa SINTA 4 merupakan kelompok terbesar sekaligus menjadi salah satu area strategis untuk peningkatan peringkat akreditasi, terutama melalui penguatan tata kelola, kualitas substansi artikel, kualitas editorial, dan visibilitas jurnal.
Selain akreditasi nasional melalui SINTA, indeksasi internasional menjadi salah satu indikator penting dalam meningkatkan visibilitas dan keterjangkauan jurnal ilmiah. Salah satu indeksasi yang menjadi bagian dari pengembangan jurnal UNJ adalah Directory of Open Access Journals (DOAJ). Hingga 2026, sebanyak 22 jurnal UNJ telah terindeks DOAJ. Indeksasi tersebut menunjukkan bahwa sejumlah jurnal UNJ telah memenuhi persyaratan dan standar pengelolaan jurnal open access yang ditetapkan oleh DOAJ. Jurnal terindeks DOAJ tersebar pada beberapa fakultas dan unit di lingkungan Universitas Negeri Jakarta. FEB memiliki jumlah jurnal terindeks DOAJ terbanyak, yaitu 6 jurnal, diikuti FMIPA sebanyak 4 jurnal dan FIP sebanyak 3 jurnal. Selanjutnya, SPs, FISH, dan FT masing-masing memiliki 2 jurnal terindeks DOAJ, sedangkan FBS, FIKK, dan KPM masing-masing memiliki 1 jurnal.
Perkembangan statistik jurnal UNJ menunjukkan bahwa pengembangan jurnal perlu diarahkan tidak hanya pada peningkatan jumlah jurnal terakreditasi, tetapi juga pada peningkatan kualitas dan peringkat akreditasi serta perluasan indeksasi internasional. Dengan jumlah jurnal SINTA 4 yang masih menjadi kelompok terbesar, peningkatan peringkat dari SINTA 4 menuju SINTA 3 menjadi salah satu peluang strategis. Pada saat yang sama, jurnal SINTA 3 perlu didorong untuk meningkatkan kualitas pengelolaan dan substansi menuju SINTA 2. Pengembangan indeksasi internasional juga perlu diperkuat melalui peningkatan kualitas editorial, keberagaman penulis dan editor, konsistensi penerbitan, kualitas artikel, keterbacaan dan keterjangkauan website, serta pemenuhan standar indeksasi internasional.